Ads

UMKM Sekarang Bisa Terbitkan Sukuk! Begini Caranya

UMKM Sekarang Bisa Terbitkan Sukuk! Begini Caranya

Rahmatullah.id - Kendala yang sering dialami oleh UMKM adalah mendapat akses permodalan yang setara dengan perusahaan besar dimana korporasi dalam menghimpun modal tambahan sendiri bisa melalui banyak cara seperti menawarkan saham, menerbitkan surat berharga, maupun akses perbankan yang lebih mudah.

Privilege seperti itu belum tentu bisa dimiliki oleh UMKM yang seringkali untuk menambah permodalan harus keluar dari dana pribadi ataupun harus mencoba mencari investor dari rekan-rekanan yang sudah ada.

Namun, saat ini ada layanan baru yang peraturannya baru diluncurkan oleh Otoritas Jasa Keuangan, yaitu Securities Crowdfunding, sebuh pengembangan dari Equity Crowdfunding. 

Seperti apa itu?

Jika sebelumnya Equity Crowdfunding masih berfokus pada penawaran saham dari UMKM, kalau Securities Crowdfunding mencakup lebih luas lagi sampai kepada penjualan surat berharga seperti sukuk.

Skemanya kurang lebih sama dengan penerbitan surat berharga pada umumnya, namun dengan bantuan platform penyedia layanan Securities Crowdfunding. Nantinya surat berharga tersebut akan ditawarkan di platform dan masyarakat yang ingin jadi pemodal atau pembeli surat berharga hanya perlu mengakses di platformnya.

Keuntungan yang diperoleh bagi investor juga ada berbagai cara, mulai dari dividen ataupun skema pembayaran fee bagi pemegang sukuknya tergantung akad seperti apa yang digunakan pada penerbitan sukuk tersebut.

Untuk perusahaan yang ingin menerbitkan surat berharga syariah, biasanya butuh lembaga konsultan ataupun dewan pengawas syariah untuk membantu proses penerbitan sukuknya. Namun untuk UMKM yang terdaftar di platform SCF, Dewan Pengawas Syariahnya menginduk pada platform SCF itu sendiri.

Saat ini masih ada satu platform SCF syariah yang sudah terdaftar OJK dengan mengacu pada POJK Nomor 57/POJK.04/2020 yaitu Shafiq.id, plarform SCF yang dikembangkan oleh salah satu tokoh terkenal di industri keuangan syariah Indonesia yaitu Bapak Syafii Antonio. 

Platform SCF ini sebenarnya nantinya ditujukan menjadi curator serta incubator bagi perusahaan level UMKM agar nantinya bisa listing di bursa efek dan punya kepasitas yang cukup untuk mendapatkan pendanaan yang jauh lebih besar.

Cukup menarik bukan? 


Supported: Sharfin.id

Advertisement