Token Crypto itu Halal! Begini Caranya

Token Crypto itu Halal! Begini Caranya

Rahmatullah.id - Topik Cryptocurrency selalu saja ramai dan seru untuk diperbincangkan. Dunia cryptocurrency sangat luas dan sangat berkembang, tidak heran jika kita mendapat kabar ada yang mengatakan adanya skema ponzi, bahkan ada juga perusahaan yang menerbitkan Cryptocurrency Syariah.

Pada dasarnya hukum cryptocurrency saat ini masih sama yaitu sebagai alat tukar, namun jika sebagai alat investasi untuk berharap kenaikan nilai aset bisa masuk kategori gharar (ketidakjelasan) ataupun maysir (spekulatif) mengingat aset crypto yang sangat fluktuatif.

Perkembangan dunia cryptocurrency pun sekarang diramaikan dengan market NFT (Non Fungible Token). Secara singkat NFT merupakan sertifikat digital yang menyatakan kepemilikan atas sebuah aset.

Saat ini NFT sendiri dikembangkan lebih jauh dengan skema Gamifikasi dimana memungkinkan player game mendapat aset-aset NFT yang tentunya bisa diperjualbelikan. Salah satu game yang saat ini ramai diperbincangkan adalah Axie Infinity.

Game ini dikembangkan oleh perusahaan asal Vietnam dengan pertumbuhan daily active player yang sangat signifikan. Pada bulan April tercatat 30.000 terus meningkat sampai lebih dari 1 juta player aktif di bulan Agustus. Menurut data, player yang aktif untuk melakukan login rata-rata dari negara yang terkena dampak besar akibat Pandemi Covid-19.

Mungkin kalau ada yang pernah bermain game open world dulu, biasa ada item-item rare sampai super rare yang biasa diperjualbelikan antara player dan itu bisa menghasilkan uang. Kurang lebih mekanisme game Axie Infinity seperti itu, namun difasilitasi teknologi Blockchain yang merubah seluruh item di game menjadi NFT.

Akan tetapi, memainkan game ini tidak gratis, player perlu membeli axis atau karakter dari game tersebut untuk bisa dimainkan. Karakter tersebut perlu dikembangkan agar bisa lebih kuat (layaknya bermain game pokemon). Semakin kuat dan rare axiesnya, harganya pun semakin mahal.

Dari bermain game, mampu menghasilkan token crypto dari penjualan NFT-nya. Lalu bagaimana hukumnya?

Jawabannya, jika kita kembali mengacu pada penghukuman halalnya crypto sebagai alat tukar maka game ini bisa saja tidak termasuk haram karena skemanya pun layaknya menjual item di dalam game. 

 

Supported: Shirfin.id 


Update 11 November 2021

Setelah dikeluarkannya fatwa MUI tentang keharaman mata uang Crypto, maka postingan ini mengikuti apa yang telah difatwakan oleh MUI.

Resmi Nih, Fatwa MUI: Kripto Seperti Bitcoin Cs Haram!
https://www.cnbcindonesia.com/tech/20211111145640-37-290794/resmi-nih-fatwa-mui-kripto-seperti-bitcoin-cs-haram

Fatwa MUI Tetapkan Mata Uang Kripto Haram
https://www.republika.co.id/berita/r2eidg366/fatwa-mui-tetapkan-mata-uang-kripto-haram