Pentingnya Kartu Kredit bagi Orang Kaya

Pentingnya Kartu Kredit bagi Orang Kaya

Rahmatullah.id - Seringkali kita dengar sentiment negatif terhadap kartu kredit bahkan bisa saja ada yang heran juga mengapa orang kaya kalau transaksi selalu pakai kartu kredit. Ternyata ada yang sangat penting dari penggunaan kartu kredit.

Hal terpenting dari penggunaan kartu kredit adalah credit point yang berguna bagi pengecekan karakter dari orang tersebut ketika akan menggunakan layanan produk-produk keuangan. Hal ini berbeda dengan orang yang berpendapatan tetap yang bisa dilihat dari rutinan pendapatan yang masuk.

Jika ingin mengajukan pembiayaan khususnya untuk usaha yang mereka jalankan, seringkali pihak lembaga keuangan akan melakukan pengecekan informasi debitur di SLIK-OJK. Jika calon debitur tersebut punya fasilitas kartu kredit dan selalu aman dalam pembayaran tagihannya, maka secara karakter calon debitur tersebut dianggap mempunyai kredibilitas.

Berbeda dengan karyawan berpendapatan tetap, pihak lembaga keuangan dalam melakukan pengecekan karakter calon debitur melihat historis pembiayaan yang pernah diambil dan juga pendapatan tetap yang masuk ke rekening calon debitur.

Selain itu, dengan penggunaan kartu kredit bisa memberikan poin-poin tertentu yang dapat diredeem menjadi potongan diskon ataupun benefit-benefit bersifat materiil lainnya.

Hal ini yang mungkin sedikit orang tau sehingga sentiment yang muncul untuk kartu kredit seringkali hal-hal yang negatif misalnya “orang kaya sekarang, makan di restoran mewah bayarnya pakai kartu kredit. Orang kaya makan kok hutang?”

Karena gap literasi inilah yang membuat seringkali kita merasa kalau yang kaya semakin kaya.

Data terbaru dari BPS menyatakan bahwa jumlah orang miskin di Indonesia bertambah sebanyak 1,12 juta orang. Meskipun hal ini memang banyak faktor yang mempengaruhi, tapi tingkat pemahaman terhadap produk keuangan pun bisa memberikan andil yang cukup besar.

Berkaca dari ramainya masalah seputar Bank Syariah seperti di postingan sebelumnya, memang salah satu aspek yang perlu kita benahi bersama adalah literasi kita yang masih rendah. Sangat cepatnya judgment dari berbagai pihak terhadap kasus kemaren baik yang pro maupun kontra.

Jadi mari sama-sama kita saling mengingatkan dan belajar agar semakin bijak bermuamalah.

 

Supported: Sharfin.id

Advertisement